fatwa rokok nu

PBNU: Sampai Kiamat Kami Tidak Akan Haramkan Rokok!

Posted on

fatwa rokok nu

Akibat hubud Dunia…Fatwa pun ngawur

Tekad NU, Sampai Kiamat Ogah Haramkan Rokok!

Seiring dengan meningkatnya pemahaman masyarakat akan agama Islam dan kesehatan, perang terhadap rokok terus digelorakan banyak kalangan. Namun tdak bagi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), ia keukeuh tidak akan mengharamkan rokok sampai kiamat sekalipun.

“Alasannya rokok itu tidak haram, tidak bahaya, dan rokok kretek sehat. Kiai sepuh NU yang merokok masih panjang umur. Maka, semua kiai NU telah sepakat untuk memperbolehkan pengikutnya menghisap rokok. Jadi, kami tidak akan mengharamkan rokok sampai kiamat,” kata staf dewan halal PBNU, Kiai Arwani Faisal di Kantor PBNU, Jakarta, lansir Harian Terbit (17/12/2013).

Meski demikian, terang Kyai, bagi penderita jantung rokok haram. “Tapi kalau rokok bikin semangat enggak haram lagi,” kata dia sambil tertawa saat membawakan materi di diskusi publik ‘Kampanye kondom, anti rokok: Indah tapi manipulatif,’ di kantor PBNU, Jakarta.

Terpisah, menanggapi hal ini, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Ichwan Syam mengemukakan, MUI sesuai fatwanya tetap mengharamkan rokok.

“Kami memang berbeda pendapat dengan NU soal rokok,” ujarnya.

Sebelumnya MUI mengeluarkan fatwa, yakni bahwa rokok adalah haram hukumnya. Akan tetapi fatwa dari MUI ini sempat menuai protes karena fatwa ini hanya diperuntukkan bagi anak kecil, wanita hamil, remaja, dan pengurus majelis ‘ulama’.

Fatwa PP Muhammadiyah menyebutkan, rokok sangat membahayakan kesehatan. Hal ini juga didukung oleh aktivis peduli kesehatan, bahkan Kementerian Kesehatan juga setuju bahwa rokok sangat berbahaya.

Penjelasan sebagian ulama

Sebagian ulama berpendapat bahwa merokok hukumnya haram, pendapat ini ditegaskan oleh Qalyubi (Ulama Mazhab Syafi’i, wafat: 1069 H). Dalam kitab Hasyiyah Qalyubi ala Syarh al-Mahalli (jilid I, Hal. 69), beliau mengatakan: “Ganja dan segala obat bius yang menghilangkan akal, zatnya suci sekalipun haram untuk dikonsumsi, oleh karena itu para ulama kami berpendapat bahwa rokok hukumnya juga haram, karena rokok dapat membuka jalan agar tubuh terjangkit berbagai penyakit berbahaya.” Disadur dari artikel Dr. Erwandi Tarmidzi yang diterbitkan di Majalah Pengusaha Muslim edisi September 2011.

Berikutnya >>>

Baru saja dicari:

  • fatwa lolol no 4947
  • penemu NU rokok

Comments

comments