onno w purbo kecewa jokowi

RT/RW-Net Dianggap Ilegal Oleh Pemerintah, Onno W Purbo Menyesal Telah Dukung Jokowi

Posted on

onno w purbo kecewa jokowi

Onno W Purbo, seorang pakar teknologi informasi ternama di Indonesia mengungkapkan kekecewaannya kepada pemerintahan Jokowi-JK. Apa pasal? Ternyata kekecewaannya kali ini soal proyek IT unggulannya untuk memperjuangkan internet murah di Indonesia, yaitu RT/RW Net. Oleh pemerintah saat ini, RT/RW Net dianggap ilegal. Lho?

Sebagaimana diunggah dalam status Facebook Onno W Purbo pada tanggal 13 Oktober 2015 yang lalu, ia mengungkapkan kekesalannya itu:

Setahu saya, tidak ada satupun kata-kata RT/RW-net di aturan2 yang di keluarkan oleh KEMKOMINFO

Sialnya di lapangan, Balai Monitoring KEMKOMINFO menganggap RT/RW-net itu ilegal dan di tanya ijin ISP-nya heheh gila kali ya kalau ada ribuan RT/RW-net di Indonesia dan ditanya ijin ISP

Sialnya lagi RT/RW-net adalah solusi agar Internet murah bagi rakyat Indonesia
Sayang sekali, justru solusi ini di anggap illegal & di sweeping oleh Balai Monitoring KEMKOMINFO yang menjanjikan internet murah bagi rakyat. pusing deh …

onno w purbo rt rw net

 

Pemerintah Jokowi-JK yang digadang-gadang bakal membela soal kepentingan internet murah yang diperjuangkan oleh beliau, tapi ternyata malah memberlakukan kebijakan yang berbalik 180 derajad. Wajar saja Onno W Purbo kecewa, soalnya saat kampanye capres dahulu, beliau menjadi salah satu tokoh yang mendukung pasangan Capres-Cawapres Jokowi-JK ini.

Untuk diketahui, RT/RW-Net adalah jaringan komputer swadaya masyarakat dalam ruang lingkup wilayah yang kecil, melalui jalur kabel atau Wireless 2.4 Ghz. RTRW Net merupakan salah satu bentuk komunikasi rakyat yang bebas dari undang-undang dan birokrasi pemerintah.

Istilah RT/RW-net pertama kali digunakan sekitar tahun 1996-an oleh para mahasiswa di Universitas Muhammadyah Malang (UMM), seperti Nasar, Muji yang menyambungkan kos-kos-an mereka ke kampus UMM yang tersambung ke jaringan AI3 Indonesia melalui GlobalNet di Malang dengan gateway Internet di ITB. Sambungan antara RT/RW-net di kos-kosan ke UMM dilakukan menggunakan walkie talkie di VHF band 2 meter pada kecepatan 1200bps. Hal tersebut, diutarakan oleh Bino, waktu itu masih bekerja di GlobalNet, secara bercanda para mahasiswa Malang ini menamakan jaringan mereka RT/RW-net karena memang di sambungkan ke beberapa rumah di sekitar kos-kosan mereka.

 

Baru saja dicari:

  • rt rw net dilarang

Comments

comments