Waduh! Penipu Modus Transfer Pulsa Gentayangan Dari Lampung dan Ujungpandang

Posted on

NyatNyut.com – Adalah Agus Budiyanto (28), warga Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia baru saja menjadi korban penipuan via ponsel dengan modus transfer pulsa. Dia menjadi korban penipuan pulsa dsengan total nominal mencapai Rp2,6 juta.

“Tiba-tiba ada yang menelepon saya terus pura-pura kenal. Saya kira yang menelpon Fanit, teman saya. Karena hari itu saya memang janjian dengan dia. Terus mengaku sedang kena razia polisi karena tidak bawa surat-surat,” kata Agus sebagaimana dikutip RTV.co.id, Kamis 25 Desember 2015.

Penipuan modus transfer pulsa sedang marak
Penipuan modus transfer pulsa sedang marak (Ilustrasi: kombor.com)

Menurut Agus, orang yang dikira temannya itu langsung minta tolong kepadanya untuk bepura-pura menjadi saudaranya dan mengatakan kepada polisi melalui sambungan telepon, bahwa surat-surat itu sedang di tangan Agus.

“Saya kira memang benar itu teman saya, saya nurut saja kemudian saya disuruh transfer pulsa Rp600 tadinya. Terus minta ditambah jadi Rp1 juta karena dia bilang polisi minta nitip pulsa Rp400. Saya nurut saja,” terang Agus.

Saat sudah mentransfer sebesar Rp1 juta, kemudian orang tersebut kembeli menelpon dan kembali meminta pulsa Rp1,6 juta dan Agus menurutinya. Dia juga merasa heran mengapa bisa dengan mudah tertipu oleh pelaku.

“Dia minta ditransfer lagi pulsa Rp1,6 juta. Dia bilang komandan polisi itu nitip beli pulsa dengan jumlah itu. Saya kirim lagi total jadi Rp2,6 juta. Setelah itu HP saya mati,” tuturnya.

Kemudian setelah HP menyala kembali, Agus langsung menghubungi temannya yang bernama Fanit itu. Tetapi ternyata temannya yang bernama Fanit itu tidak merasa meminta pulsa kepada Agus. “Dari situ saya langsung sadar bahwa saya kena tipu,” tutur Agus.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Agus Widar mengatakan, dari hasil pengecekan akhir BTS yang digunakan penelepon ada beberapa tempat yakni di Lampung dan di Ujung Pandang.

Baru saja dicari:

  • penipuan salah isi pulsa

Comments

comments